RSS
Tampilkan postingan dengan label entertainment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label entertainment. Tampilkan semua postingan

Olivia Wilde Kena Semprot Beliebers

Tweet-mu, harimaumu. Mungkin ungkapan itu tepat untuk Olivia Wilde. Gara-gara kicauannya yang bernada negatif tentang vokalis Justin Bieber, bintang film Tron: Legacy itu mendapat ribuan tweet kebencian dari para penggemar Bieber, yang dinamai Beliebers. Semuanya bermula ketika aktris bernama lengkap Olivia Jane Cockburn tersebut mengkritik gaya berpakaian Bieber yang urakan di London. Begini bunyi "kicauan"-nya, "Bieber, put your f***ing shirt on. (unless you lost all your shirts in a fire in which case my condolences and please purchase a new shirt)."

Tidak lama, tweet kebencian pun silih berganti berdatangan. Tidak tanggung-tanggung, jumlah tweet itu lebih dari 17.000. Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Wilde dalam acara bincang-bincang malam dengan Jay Leno di layar kaca AS, Selasa (12/3/2013) waktu setempat.

Bahkan, dalam acara itu, perempuan seksi berambut coklat itu membeberkan beberapa contoh tweet yang ia dapat. "Salah satunya adalah, 'Apakah kamu seorang lesbian atau terlalu tua?' Itu bagus, soalnya saya tidak pernah menanyakan hal tersebut," kata Wilde, yang dikutip oleh Huffington Post.
"Ada satu lagi yang menarik, 'Sumpal mulutmu dengan baju'," tutur bintang kelahiran New York, 10 Maret 1984, itu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Wajah BNN Bisa Tercoreng

Kuasa hukum artis Raffi Ahmad, Hotma Sitompoel, mengupas satu per satu kejanggalan dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat kliennya itu, sejak ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 27 Januari 2013 di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
"Apa yang kami ajukan adalah praperadilan dan penangkapan itu tidak sah menurut hukum karena bukti-buktinya tidak sah. Tapi, kenyataannya adalah, sidang menyatakan penangkapan dan penahanan Raffi sah," kata Hotma dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Martapura, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2013).
Hotma menilai bahwa BNN melawan hukum dengan tak mengikuti perintah hakim untuk menghadirkan Raffi
 dalam sidang praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. "Sewaktu hakim meminta Raffi dihadirkan dalam sidang, BNN beralasan takut Raffi kabur. Sudah diperintah sama pengadilan harus datang, tapi dilawan BNN, dan anehnya hakim tidak keberatan," katanya lagi. "Bayangkan kalau Raffi datang, semua orang akan tahu kalau Raffi normal," lanjutnya.

Hotma juga mengendus bahwa BNN terlalu mengada-ada untuk merehabilitasi Raffi, yang seharusnya bisa bebas demi hukum setelah 20 hari menjalani penahanan.
"Normalnya, penahanan 20 hari. Setelah habis, maka diajukan perpanjangan penahanan ke Kejaksaan. Tapi, Kejaksaan tidak mengabulkan. Tapi, dibikinlah oleh BNN Raffi dikirim ke rehab dua hari menjelang masa 20 hari penahanan Raffi habis," beber Hotma.

Upaya BNN mengirim Raffi ke panti rehabilitasi di Lido, Sukabumi, Jawa Barat, juga dianggap oleh Hotma tak memiliki kekuatan hukum. "Kenapa Raffi dikirim ke rehab itu karena katanya ada surat dari RSKO (Rumah Sakit Ketergantungan Obat). Tapi, ini tidak ada diagnosisnya. Kan kalau mau merehabilitasi seseorang harus ada diagnosis penyakitnya apa," bebernya lagi.
Ketika ada dokter yang menganggap Raffi mengalami gangguan mental, itu dianggap pula menyalahi hukum oleh Hotma. "Sekarang mana ada dokter yang membongkar catatan kesehatan pasiennya, apalagi sampai Raffi dikatakan memiliki faktor keturunan yang bermasalah dengan penyakit mental kejiwaan," ujarnya. "Kami akan tuntut Kejaksaan dan BNN sampai dokternya, masa dibilang ini ada keturunan gangguan mental. Tidak etis," ungkapnya.
Satu hal bagi Hotma, semakin terbongkar kejanggalan kasus Raffi, wajah BNN semakin tercoreng. "Semua saksi bilang methylon, tapi Hakim tidak berani bilang methylon masuk dalam undang-undang. Ini jadi tontonan gratis, 'Ini lho penegakan hukum di negeri ini, oh ini lho kezaliman yang dirasakan Raffi'. Apa yang terjadi pada Raffi bisa terjadi pada kita semua," ujarnya lagi.
Menurut Hotma, masyarakat bisa menilai sendiri ketika keputusan sidang akhirnya mengesahkan penangkapan dan penahanan Raffi. "Di sini bukan soal kalah atau menang. Buat kami, biar masyarakat mengerti bahwa ada masalah hukum. Jangan karena nila setitik rusak susu sebelanga. Sudah bagus kerja BNN, jangan sampai rusak karena ini; ada apa dengan kasus Raffi," ungkapnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Raffi Menangis

Partahi Sihombing, salah satu kuasa hukum pihak Badan Narkotika Nasional (BNN), menyayangkan bahwa pihak keluarga Raffi Ahmad masih memasalahkan rehabilitasi Raffi. Padahal, menurutnya, bisa saja pihak BNN menjebloskan Raffi ke dalam sel tahanan."Sangat bisa dan sangat beralasan jika BNN menempatkan Raffi ke dalam tahanan. Cuma, kami enggak lakukan itu," ujar Partahi dalam jumpa pers di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Lanjut Partahi, pihak BNN sempat memasukkan Raffi selama tiga jam ke dalam salah satu sel di gedung BNN, tapi Raffi menangis terus. "Seharusnya rehab itu enggak boleh ditolak. Raffi pernah di tahanan, di belakang (gedung BNN) selama tiga jam, terus nangis-nangis," ceritanya.
Pihak Raffi memang memasalahkan rehabilitasi Raffi. Mereka beralasan, Raffi sehat. Selain itu, penandatanganan surat rehabilitasi Raffi oleh paman Raffi, Masur Ahmad, dinilai tidak sesuai dengan kemauan keluarga.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kembalinya Song Hye-kyo dan Zo In-sung

Lama tidak muncul di layar kaca, dua 
superstar Korea, Song Hye-kyo dan Zo In-sung, akhirnya kembali dan mengobati kerinduan para penggemarnya. Penampilan mereka disatulayarkan lewat drama seri That Winter, The Wind Blows.
Kehadiran mereka kembali tentu saja membuat para penggemarnya senang. Mengingat, Hye-kyo dan In-sung sudah lama tak tampil di layar kaca. Si cantik Hye-kyo terakhir kali tampil di layar kaca lima tahun silam dalam The World Within, bersama Hyun Bin yang kemudian menjadi kekasihnya. Namun hubungan mereka kandas sebelum Hyun Bin mengikuti wajib militer (wamil).

Sedangkan Zo In-sung terakhir kali main di serial drama Spring Days delapan tahun lalu. Selama kurun waktu itu, ia disibukkan dengan kegiatan wamil selama dua tahun, 2009-2011.Vakumnya mereka dalam kurun waktu yang lama membuat aksi mereka ditunggu para penggemarnya. Berdasarkan survei yang dilakukan Naver (Google-nya Korea,red), Song Hye Kyo dan Jo In Sung menempati posisi puncak pasangan aktor-aktris paling ditunggu di serial baru. Mereka mendominasi dengan jumlah 63,2 persen dari total 15 ribu pemilih.

Pertaruhan nama besar keduanya akan diuji di serial That Winter, The Wind Blows, yang diangkat dari drama Jepang I Don't Need Love, Summer (2002) dan pernah diadaptasi ke versi layar lebar Korea dengan judul Love Me Not (2006).

Serial ini berpusat pada kisah Oh Soo (Zo In-sung), penjudi terbaik di daerah Cheongdam yang sejak kecil hidupnya kacau akibat kematian orangtua ditambah dengan kematian cinta pertamanya.
Sementara Oh Young (Song Hye-kyo), adalah pewaris dari keluarga pengusaha sukses di Korea. Meski secara finansial lebih dari cukup, hidupnya penuh liku dan merasa kesepian. Orangtuanya bercerai sejak kecil, ayahnya meninggal, kakak laki-lakinya menghilang, dan ia menjadi buta karena trauma. Ia pun hidup terisolasi agar bisa melindungi diri sendiri dari orang-orang yang ingin menguras hartanya. Sampai suatu hari Oh Soo datang mengelabui dengan mengaku sebagai kakaknya yang hilang. Kisahnya makin seru karena ternyata perlahan cinta muncul di hati Oh Soo.Rencananya, serial That Winter, The Wind Blows akan mulai diputar di saluran televisi ONE mulai 13 Maret 2013,  tiap Rabu dan Kamis pukul 19.55 WIB.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS