RSS
Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan

KPK Kembali Periksa Tamsil Linrung

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Wakil Ketua Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Tamsil Linrung terkait penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPDI), Tamsil akan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka kasus itu, Haris Andi Surahman.Adapun, Tamsil tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB. Saat memasuki Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Tamsil mengaku kenal dengan tersangka Haris.

 Beberapa waktu lalu, Haris melaporkan anggota DPR Wa Ode Nurhayati ke pimpinan Banggar DPR. Haris melaporkan Wa Ode dengan tuduhan menerima komitmen fee terkait pengalokasian DPID untuk tiga kebupaten di Aceh.“Iya sempat bertemu karena dia (Haris) yang menyampaikan laporan,” kata Tamsil. Lebih jauh dia mengatakan, laporan Haris tersebut kemudian diteruskan pimpinan Banggar ke Badan Kehormatan DPR dan Komisi Pemberantasan KorupsiTerkait penyidikan kasus ini, KPK telah memeriksa Wa Ode dan sejumlah pimpinan Banggar. Sebelumnya KPK memeriksa mantan unsur pimpinan Banggar DPR Melchias Markus Mekeng, dan Mirwan Amir, serta Wakil pimpinan Banggar DPR Olly Dondokambey.

Adapun Haris merupakan tersangka ketiga kasus DPID. Penetapan Haris sebagai tersangka ini merupakan pengembangan penyidikan perkara DPID anggota DPR  Wa Ode Nurhayati dan politikus muda Partai Golkar Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq. Wa Ode divonis enam tahun penjara karena dianggap terbukti menerima uang korupsi DPID dan melakukan tindak pidana pencucian uang. Sementara Fahd divonis dua tahun enam bulan penjara.
KPK menduga Haris bersama-sama Fahd memberikan hadiah uang kepada Wa Ode terkait kepengurusan alokasi DPID untuk sejumlah kabupaten. Kasus DPID ini juga menyeret nama sejumlah nama pimpinan Badan Anggaran DPR, termasuk Olly dan Mirwan.

Beberapa waktu lalu, Wa Ode pernah mengungkapkan kejanggalan dalam penetapan alokasi DPID ini. Menurut Wa Ode, pimpinan Banggar menyalahi prosedur dan menentukan sendiri daerah-daerah yang mendapat jatah DPID. Wa Ode mengungkapkan, ada 126 daerah yang sedianya mendapatkan jatah DPID, namun tidak jadi masuk dalam daftar penerima dana transfer daerah tersebut

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Google Ganti Password dengan "Cincin"

Pernah merasa kerepotan dengan akun online berikut rangkaian password yang jumlahnya sangat banyak? Hal tersebut coba diatasi oleh Google yang mengembangkan sebuah dongle hardware berbentuk cincin.

Cincin tersebut nantinya bisa mengambil alih fungsi otentikasi pengguna di situs-situs online yang biasanya dilakukan melalui password. Karena semua akun bisa diakses dengan satu kunci hardware, risiko menggunakan password yang sama untuk beberapa akun berbeda pun bisa diminimalisir.

Berbicara dalam konferensi sekuriti RSA di San Francisco, AS minggu lalu, Insinyur Bidang Keamanan Google Mayank Upadhyay mengatakan bahwa raksasa internet itu kini sedang menguji kunci hardware berbentuk USB flashdisk.
Di dalam token USB ini terdapat chip yang menyimpan kunci kriptografis spesifik untuk masing-masing token. Ketika ditancapkan di komputer, proses validasi dilakukan melalui verifikasi matematis oleh akun online yang akan diakses menggunakan token USB itu.

Nah, kunci hardware berbentuk cincin diciptakan Goolge untuk mereka yang tidak ingin terpisah dengan kunci hardware mereka atau menghilangkannya. "Soalnya, tak semua orang merasa nyaman dengan kunci USB," ujar Upadhyay, seperti dikutip dari Technology Review.
Selain kunci-kunci hardware ini, Google juga sedang menguji perangkat keamanan lain. "Yang kami sedang sangat usahakan adalah (kunci keamanan) yang tergabung dalam browser, jadi Anda tak perlu lagi repot-repot memasang middleware atau yang lain-lain," tambah Upadhyay.

Rangkaian perangkat tersebut saat ini masih berada dalam tahap pengembangan awal. Google pun masih perlu menggandeng rekanan-rekanan yang bersedia menggunakan teknologi itu. Apabila berhasil diterapkan, boleh jadi netter masa depan nantinya tak perlu lagi menghafal password panjang yang rumit.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Garuda Buka Lima Rute

Garuda Indonesia akan membuka lima rute baru di wilayah Sumatera mulai April 2013. Penerbangan di rute-rute itu akan dilayani pesawat baru.GM Garuda Indonesia di Batam, Dewa Suastika mengatakan, dari Batam akan dibuka rute ke Medan dan Pekan Baru. "Per 15 April 2013, rute Batam-Medan dilayani dua kali sehari dengan pesawat Bombardier CRJ1000. Pesawat sejenis akan melayani satu kali penerbangan setiap hari rute Batam-Pekanbaru mulai Mei 2013," ujarnya, di Batam, Kepulauan Riau.

Garuda juga akan membuka rute Jakarta-Tanjung Pinang, Kepri mulai 15 Mei 2013. Rute itu juga akan dilayani pesawat Bombardier CRJ1000 yang berkapasitas 96 penumpang. "Jakarta-Tanjung Pinang sekali sehari," ujarnya.
Terpisah, juru bicara Garuda Indonesia, Pujobroto menyatakan, penerbangan ke Bengkulu dan Belitung juga akan dibuka pertengahan Mei. Garuda melayani satu kali penerbangan setiap hari ke rute-rute tersebut. Pembukaan rute-rute baru menyusul kedatangan pesawat-pesawat baru pesanan maskapai BUMN tersebut. Tahun ini, Garuda Indonesia mendatangkan 24 pesawat yang terdiri Boeing 777-300ER, Airbus A330, Boeing 737-800NG, dan Bombardier CRJ1000 NextGen.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rumah Anas Diklaim



 Sejumlah massa yang menamakan diri Aliansi Nasional Anti SBY (ANAS) mendatangi rumah mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur
Menurut Koordinator A.N.A.S, Asbit Patanagara, kedatangan mereka bertujuan memberi dukungan pada niat Anas Urbaningrum untuk membongkar kasus-kasus korupsi yang diketahuinya. "Kita dukung penuh niatan Mas Anas itu dan harus dilakukan sesegera mungkin," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya juga mengundang elemen-elemen gerakan dan tokoh-tokoh nasional untuk berdiskusi dan melakukan konsolidasi di rumah Anas. "Kediaman anas ini kita jadikan rumah perlawanan terhadap pemerintahan SBY," tuturnya.

Humas ANAS, La Ode Kamaludin menyatakan, pihaknya sudah bertemu dengan Anas Urbaningrum. "Beliau menyatakan dukungan pada gerakan kami," papar dia.
Ia menambahkan, nanti malam selepas Maghrib, pihaknya akan menggelar diskusi dengan Anas Urbaningrum. Semua elemen gerakan dan tokoh nasional dipersilakan hadir dalam acara itu.
Setelah bertemu Anas, massa sempat melakukan orasi di Jalan Teluk Langsa di samping rumah Anas. Kini massa telah membubarkan diri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS